Senin, 22 November 2010

0

play full kiss





Drama korea ini Judulnya ‘Play Full KIss’. Menurut aku dan teman-teman yang sudah menonton, drama ini bagus. Nama tokoh cowok yang ada dalam drama ini adalah Baek Seung Jo dan tokoh perempuannya adalah Ha Ni.

Ceritanya tentang seorang cewek yang bernama HaNi menyukai seorang Baek Seung Jo yang jenius. Namun ia membenci orang bodoh dan sialnya Ha Ni termasuk dalam golongan kelas bawah L.

Namun selang waktu berlalu, banyak peristiwa-peristiwa lucu, sedih, senang, kocak, bahkan romantis J. Pokoknya kalian bakal nyesel kalau tidak nonton drama korea ini. Selamat menonton. Jangan lupa kasih comment y, hhaha.. :D

Cast :

Male lead : Kim Hyun Joong (Naoki Irie/ Baek Seung Jo [nama korea])

Female lead : Jung So Min (Aihara Kotoko/ Moon Ha Ni [nama korea] )

2nd Female lead : Min Hyo Rin (Reiko Matsumoto) (blm di konfirmasi)

2nd Male lead : Lee Tae Sung (Kinnosuke Nakamura)


Younger brother (Naoki’s) : Choi Won Hong (Yuuki Irie)


Kotoko’s teacher : Hwang Hyo Eun



Teacher (of Naoki & Kotoko) : Kang Du



Dari atas ke samping:

So Min’s Dad
Hyun Joong’s Dad
strongHyun Joong’s dongsaeng
So Min’s friend 1
A class teacher
F class teacher
So Man’s friend 2
2nd lead actress (belum di konfrimasi)





Kegejean >[]<

0

= Saya frisha kamu siapa????????????????????

- Apo dio lah gawe kaunih tepss....!!!!!!

= Ai dah frisha nih.....aku nih cuman maen be.....!!! =.=''

- Tepe nih...busuk nn..

= Kau lebh busuk lagi.....

- Idak cak ini be killi lebih busuk dari kito...^.^

+ Neh kamu be duo nih tak jitak kau... >.<

- Jadi urutan dari yg busuk – harum killi-tepeh-diriku ^.^

+ Iyo jadi intinyo kau paling busuk aku yang paling harum..

Nah tepe tu tengah2...AHAAHAHAH ^o^

- Yyyyaaaaa..... krena tepeh di tengah jd dio palin busuk

+ Yoyoyoyoyoyyo ^.^ :D

- Mano tepeh kil, kok dak muncul

+ Mandi lantak kebusukkan dewek....

- Hhhaha,. Pasti tepeh pingsan dulu krn kebauan dewek >o<

+ Ai sudahlah kasian aku samo tepsss...>>

Oi yo frish kau jadi kan MD smo tepss,pipit,desti,dwi samo ippeh ahaHAHH....

- He? Ooooo iy e, kan MDM

+ Apo dio MDM tuh..=.=? (boomboomboom ^[]^ gadegetget...)

- Modern Dance Muslimah.. ^o^, lagu nyo peace mata hitam.. hohhohoooo

Kil mn tepeh >.<

+ Oooo.. iyo lagu kamu tuh awalnyo boomboomboom..terus rindu rasul terus lagu hadad alwi itu ye dak...^o^ ahahahhaha

Kan la ku bilangi dio tuh lagi mandi..bejam-jam dio tuh klo mandi...

- Hhaha... iy e


 

Pemain :

= Tiara Putri <tepeh, tepss> dirinya >.<

+ Tryesramira Straclyda < maap men namo ny salah, hhehe..> dirimu >.<"

- Frisha Hamda Azwar >o< Diriku

Kamis, 11 November 2010

Geografi

0

Cara Menghadapi Gempa

Tugas Geografi


 



 


 

OLEH

Frisha Hamda Azwar

X.C

07


 


 


 


 


 

SMA PLUS NEGERI 17 PALEMBANG

Jalan Mayor Zurbi Bustan

TAHUN PELAJARAN 2009/2010


 


 

Tips Menghadapi Gempa


 

Negara kita yang merupakan rangkaian kepulauan dengan rentetan gunung berapi aktif ternyata memang merupakan salah satu dari sekian negara yang seringkali mengalami gempa. Tidak hanya karena gunung berapi, adanya gerakan lempeng bumi yang ada di sekitar negara kita ternyata juga menyumbang ancaman yang tidak boleh kita anggap remeh.



 


 


 


 


 


 


 

Beberapa kali negara kita diguncang gempa di tahun ini, dan gempa yang melanda sudah banyak sekali mengambil kehidupan saudara di sekitar kita. Banyak sekali hal yang bisa kita lakukan untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi gempa yang ada, atau setidaknya mengurangi dampak yang mungkin muncul jika gempa terjadi

Sebelum Gempa terjadi:

1. Tidak ada salahnya Anda mempersiapkan diri dengan belajar untuk dapat mempersiapkan diri menghadapi gempa, ingat bahwa gempa muncul seringkali tanpa peringatan dan hal inilah yang membuat seringkali korban jatuh, karena tidak tahu apa yang harus dilakukan pada saat gempa muncul.

2. Ajarkan kepada seluruh anggota keluarga anda mengenai cara untuk menghadapi gempa bumi. Cara yang ada meliputi:

  • Apa yang Anda lakukan ketika gempa terjadi
  • Pastikan anggota keluarga mengenali tempat kokoh untuk perlindungan seperti di bawah meja yang kuat, sepanjang dinding dalam ruangan, dan
    li>Hindari tempat berbahaya seperti cermin, jendela, perabotan berat dan tempat berbahaya seperti dapur serta di dekat benda yang tergantung di langit-langit

3. Persiapkan suplai darurat seperti: Radio dengan baterai (plus baterai ekstra), senter (dengan baterai ekstra juga), peralatan P3K, air minum dalam botol, makanan untuk dua minggu dan berbagai obat-obatan, selimut, bahan bakar untuk memasak dan peralatan ringan yang bisa Anda gunakan untuk mematikan aliran listrik.

4. Persiapkan rumah Anda, simpanlah benda berat di bagian terbawah dan simpan benda pecah belah di lemari dengan kunci. Hindari menggantung cermin atau lukisan berat di dekat tempat orang berkumpul atau tidur.

5. Jika Ada perlengkapan berat di rumah seperti pemanas air, kulkas dan lemari buku, jangan biarkan barang tersebut bergerak dengan mudah, jika perlu, tanam benda tersebut ke dalam lantai atau ke dinding.

6. Hindari menyimpan bahan bakar atau cairan yang mudah terbakar di dekat sumber api, atau di dekat kompor.

7. Pastikan Anda tahu dan siap mematikan sumber listrik dengan alat yang ada.

Jika Anda sudah melakukan semua hal di atas sebagai persiapan, setidaknya dampak buruk yang terjadi akan berkurang. Sekarang jika
tiba-tiba dinding bergetar dan lantai bergerak, apa yang harus Anda lakukan?

1. Jika Anda berada di dalam ruangan, tetap tenang dan tinggal di dalam ruangan. Coba bergeser atau pindah ke tempat yang kuat seperti di bawah meja yang kokoh, atau di dekat tembok ruangan. Dengan cara ini, Anda akan terhindar dari benda yang berjatuhan. Hindari tempat berbahaya seperti jendela, cermin besar, benda tergantung seperti lukisan. Hindari juga perabotan berat dan kompor, segera menjauh dari tempat ini.

2. Jika Anda sedang berada di dapur, segera matikan kompor dan cari tempat berlindung

3. Jika Anda sedang berada di luar ruangan, segera cari tempat lapang terbuka untuk menjauhi benda-benda yang terlempar ke arah anda. Hindari tempat yang dipenuhi pepohonan, kabel listrik dan bangunan tinggi.

4. Jika Anda sedang berada di kendaraan, jangan panik, berhentilah, tapi jangan mendadak dan segera menepi. Jika Anda tetap berada di dalam mobil, tetaplah tinggal di dalam mobil. Jauhi tempat seperti di bawah jembatan, di bawah kabel listrik, di dekat pohon atau rambu dan baliho besar!

Segera setelah gempa selesai, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda lakukan:

1. Coba periksa, apakah Anda atau keluarga atau orang di sekitar Anda terluka, jika ada, segera beri pertolongan seperlunya, dan pastikan Anda menjaga keamanan di sekitar anda!

2. Periksa kerusakan yang terjadi. Jika bangunan di dekat Anda rusak parah, segera tinggalkan, biarkan ahli pertolongan atau petugas yang melakukan pemeriksaan

3. Jika Anda mencium bau gas, segera keluarkan semua orang dari ruangan, dan buka lebar-lebar pintu dan jendela. Laporkan kebocoran gas kepada petugas terdekat, dan hindari penggunaan listrik di dekat tempat yang berbau gas bocor tadi, ditakutkan akan memicu ledakan atau kebakaran

4. Jika listrik tidak mati, periksa kembali apakah ada peralatan listrik yang rusak, dan coba cium apakah ada bau terbakar, jika terdeteksi adanya bau seperti ini, atau anda melihat adanya bunga api listrik, segera matikan listrik dari pusatnya.

5. Jika listrik mati, lebih baik Anda lepaskan kabel dari colokan listrik terlebih dahulu, karena ditakutkan jika listrik menyala lagi, beberapa perlengkapan bisa rusak, dan bahkan dapat memicu kebakaran.

6. Jika terdapat genangan air, dekati dengan hati-hati, ditakutkan sengatan listrik dapat mengancam Anda!

7. Segera hubungi saudara terdekat untuk saling memastikan kondisi


 


 


 

TIPS MENGHADAPI GEMPA

Sebelum Gempa

  • Siapkan perlengkapan :
    • Lampu sorot
    • Baterai ekstra
    • Radio portabel lengkap dengan baterainya
    • Perlengkapan pertama pada kecelakaan serta buku petunjuknya
    • Makanan dalam kaleng
    • Obat-obatan penting
    • Pakaian pelindung dan jas hujan
    • Sleeping bag (kantung tidur)
    • Peluit
  • Perkokoh perabot rumah, ikat di dinding, amankan benda yang mudah jatuh
  • Catat nomor telepon polisi dan BMG, pantau radio.
  • Pelajari dan latih cara-cara penyelamatan diri, siapkan jalur keluar dari gedung ke tempat aman.

Saat Gempa

  • Di dalam ruangan :
    • Lindungi kepala dan wajah
    • Berlindung di sudut ruangan di celah antara tempat tidur dan dinding
    • Meringkuk rapat ke dinding
    • Jauhi pintu tertutup, jendela, kaca, cermin besar, rak dan lemari
    • Jika berada di lantai atas, berpegang pada tiang bangunan, jangan buru-buru turun, bertahan hingga guncangan usai, jika sudah aman keluarlah dari dalam bangunan.
  • Di luar ruangan :
    • Pergilah ke tempat terbuka
    • Jauhi bangunan, pepohonan, tiang listrik, jembatan
    • Jika di dalam mobil, segera hentikan mobil dan berbaring di samping mobil

Setelah gempa

  1. Periksa kondisi tubuh anda, apakah terdapat luka atau cedera
  2. Segera tutup saluran gas, padamkan listrik dan air
  3. Tetap waspada, jauhi bangunan rusak akibat guncangan gempa
  4. Jika dekat laut, pergilah ke tempat tinggi (>10 m) yang stabil dan aman dari tsunami


 


 


 


 

Tips Menghadapi Gempa Bumi



 

Ini ada beberapa tips untuk menghadapi gempa bumi yang perlu diperhatikan.

1. Hampir semua orang hanya "menunduk dan berlindung" pada saat bangunan runtuh, meninggal karena tertimpa runtuhan. Orang-orang yang berlindung di bawah suatu benda akan remuk badannya jadi jangan berlindung di bawah bangunan yang tidak kokoh.

2. Kucing, anjing dan bayi biasanya mengambil posisi meringkuk secara alami. Itu juga yang harus kita lakukan pada saat gempa. Ini adalah insting alami untuk menyelamatkan diri. Kita dapat bertahan hidup dalam ruangan yang sempit. Ambil posisi di samping suatu benda, di samping sofa, di samping benda besar yang akan remuk sedikit tapi menyisakan ruangan kosong di sebelahnya.

3. Bangunan dari kayu adalah tipe konstruksi yang paling aman selama gempa bumi. Kayu bersifat lentur dan bergerak seiring ayunan gempa. Jika bangunan kayu ternyata tetap runtuh, banyak ruangan kosong yang aman akan terbentuk. Disamping itu, bangunan kayu memiliki sedikit konsentrasi dari bagian yang berat. Bangunan dari batu bata akan hancur berkeping-keping. Kepingan batu bata akan mengakibatkan luka badan tapi hanya sedikit yang meremukkan badan dibandingkan beton bertulang.

4. Jika kita berada di tempat tidur pada saat gempa terjadi, bergulinglah ke samping tempat tidur. Ruangan kosong yang aman akan berada di samping tempat tidur. Hotel akan memiliki tingkat keselamatan yang tinggi dengan hanya menempelkan peringatan di belakang pintu agar tamu-tamu berbaring di lantai di sebelah tempat tidur jika terjadi gempa.

5. Jika terjadi gempa dan kita tidak dapat keluar melalui jendela atau pintu, maka berbaring lah meringkuk di sebelah sofa atau kursi besar.

6. Hampir semua orang yang berada di belakang pintu pada saat bangunan runtuh akan meninggal. Mengapa? Jika kita berdiri di belakang pintu dan pintu tersebut rubuh ke depan atau ke belakang anda akan tertimpa langit-langit di atasnya. Jika pintu tersebut rubuh ke samping, kita akan tertimpa dan terbelah dua olehnya. Dalam kedua kasus tersebut, anda tidak akan selamat! Jadi jangan berada di belakang pintu pada saat gempa.

7. Jangan pernah lari melalui tangga. Tangga memiliki "momen frekuensi" yang berbeda (tangga akan berayun terpisah dari bangunan utama). Tangga dan bagian lain dari bangunan akan terus-menerus berbenturan satu sama lain sampai terjadi kerusakan struktur dari tangga tersebut. Orang-orang yang lari ke tangga sebelum tangga itu rubuh akan terpotong-potong olehnya. Bahkan jika bangunan tidak runtuh, jauhilah tangga. Tangga akan menjadi bagian bangunan yang paling mungkin untuk rusak. Bahkan jika gempa tidak meruntuhkan tangga, tangga tersebut akan runtuh juga pada saat orang-orang berlarian menyelamatkan diri. Tangga tetap harus diperiksa walaupun bagian lain dari bangunan tidak rusak. Perlu diketahui bahwa tangga darurat hanya digunakan untuk kebakaran, bukan gempa.

8. Berdirilah di dekat dinding paling luar dari bangunan atau di sebelah luarnya jika memungkinkan. Akan lebih aman untuk berada di sebelah luar bangunan daripada di dalamnya. Semakin jauh kita dari bagian luar bangunan akan semakin besar kemungkinan jalur menyelamatkan diri kita tertutup.

9. Orang-orang yang berada di dalam kendaraan akan tertimpa jika jalanan di atasnya runtuh dan meremukkan kendaraan; ini yang ternyata terjadi pada lantai-lantai jalan tol Nimitz. Korban dari gempa bumi San Fransisco semuanya bertahan di dalam kendaraan mereka dan meninggal. Mereka mungkin dapat selamat dengan keluar dari kendaraan dan berbaring di sebelah kendaraan mereka. Semua kendaraan yang hancur memiliki ruangan kosong yang aman setinggi 1 meter di sampingnya, kecuali kendaraan yang tertimpa langsung oleh kolom jalan tol.

Tips Menghadapi Gempa Bumi

Tips ini dapat di lihat pada THE LOST season 3 episode A Tale of Two Cities setting didalam rumah ketika terjadi gempa akibat "The Hatch" [sebuah bunker] meledak, "The Others" langsung berdiri berdesak2an dibawah pintu.


Tips Menghadapi Gempa dari BAKORNAS PBP:

Bila berada didalam rumah
1. Jangan panik dan jangan berlari keluar, berlindunglah dibawah meja atau tempat tidur.
2. Bila tidak ada, lindungilah kepala dengan bantal atau benda lainnya.
3. Jauhi rak buku, almari dan jendela kaca.
4. Hati-hati terhadap langit-langit yang mungkin runtuh, benda-benda yang tergantung di dinding dsb.

Bila berada di luar ruangan
1. Jauhi bangunan tinggi, dinding, tebing terjal, pusat listrik dan tiang listrik, papan reklame, pohon yang tinggi, dsb.
2. Usahakan dapat mencapai daerah yang terbuka.
3. Jauhi rak-rak dan jendela kaca.

Bila berada di dalam ruangan umum
1. Jangan panik dan jangan berlari keluar karena kemungkinan dipenuhi orang.
2. Jauhi benda-benda yang mudah tergelincir seperti rak, almari dan jendela kaca dsb.

Bila sedang mengendarai kendaraan
1. Segera hentikan di tempat yang terbuka.
2. Jangan berhenti di atas jembatan atau dibawah jembatan layang/jembatan penyebrangan.


 

Makhluk Hidup

0

Lingkungan Hidup Mempengaruhi

Kelangsungan Hidup

Tugas PLH


 



 

Nama Kelompok :

Anggarini Pawestri

Dipa Prawira

Frisha Hamda Azwar

Ghina Aulia Khalisha

Lisa Desta Sari

Syara Hascika Syahputri


 


 


 


 


 


 


 


 

SMA Plus Negeri 17 Palembang

Tahun Ajaran 2009/2010


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

BAB I

PENDAHULUAN


 

1.1 Latar Belakang

Kualitas lingkungan yang baik merupakan salah satu modal dasar penting bagi terlaksananya pembangunan yang berkelanjutan. Kualitas lingkungan berpengaruh terhadap kualitas hidup masyarakat lokal, penduduk yang bekerja serta yang berkunjung ke daerah tersebut. Banyak aktivitas manusia yang memiliki dampak buruk terhadap kualitas lingkungan karena pengelolaan sampah dan limbah yang kurang baik, kepedulian masyarakat yang rendah terhadap kebersihan lingkungan, penggunaan yang semakin meningkat bahan-bahan yang tidak mampu didegradasi oleh alam serta bahan xenobiotik lain yang berdampak serius terhadap kualitas lingkungan.

Peningkatan jumlah dan penggunaan kendaraan pribadi dan kendaraan yang tidak laik jalan serta operasi industri yang berpengelolaan buruk merupakan penyebab penting lain menurunnya kualitas lingkungan. Perencanaan tata ruang dan wilayah yang tidak mempedulikan kaidah pelestarian lingkungan, kelemahan birokrasi, penegakan hukum dan kelembagaan juga menjadi factor penting yang mempengaruhi kualitas lingkungan.


 

1.2 Rumusan Masalah

1. Bagaimana cara pengelolahan lingkungan hidup?

2. Bagaimana cara memanfaat lingkungan hidup?

3. Bagaimana cara mengelolah lingkungan dengan tidak

     menyebabkan efek samping?


 

1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian

    1. Untuk mengetahui bagaimana cara pengelolahan lingkungan hidup

    2. Untuk mengetahui bagaimana cara memanfaat lingkungan hidup

3. Untuk mengetahui bagaimana cara mengelolah lingkungan dengan tidak

     menyebabkan efek samping


 


 

BAB II

Tinjauan Pustaka



A. Pengertian Lingkungan Hidup
    Konferensi lingkungan hidup itu dikenal sebagai konferensi Stockholm dan tanggal pembukaan konferensi yaitu tanggal 5 Juni disepakati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Tema dalam Konferensi Stockholm yang berlangsung pada tanggal 5-16 Juni 1972 itu adalah "The Only One Earth" yang dalam bahasa Indonesia diartikan "Hanya Satu Bumi".

Demi perhatian terhadap kondisi lingkungan hidup, konferensi Stockholm menyetujui dibentuknya sebuah badan urusan PBB yang bertugas mengurus permasalahan lingkungan, yaitu United Nation Environmental Programe (UNEP) yang bermarkas di Nairobi, Kenya.

Selama ini kita mengenal dan menyebut istilah "lingkungan hidup" sebagai "lingkungan" saja yang maksudnya adalah lingkungan hidup bagi manusia. Pengertian lingkungan hidup antara lain sebagai berikut :

1.. Munajat Danusaputra

    Lingkungan adalah semua benda dan kondisi termasuk di dalamnya manusia dan aktivitasnya, yang terdapat dalam ruang di mana manusia berada dan mempengaruhi kelangsungan hidup serta kesejahteraan manusia dan jasad hidup lainnya. (Darsono, 1995)
2. Otto Soemarwoto

Lingkungan hidup adalah jumlah semua benda dan kondisi yang ada dalam ruang yang kita tempati dan mempengaruhi hal yang hidup termasuk kehidupan manusia.
3. Emil Salim

Lingkungan hidup adalah segala benda, kondisi, keadaan dan pengaruh yang terdapat dalam ruangan yang kita tempati dan mempengaruhi hal yang hidup termasuk kehidupan manusia


 


 


 

4. Pasal 1 UU No. 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup

Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup, termasuk manusia, dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan peri kehidupan dan kesejahteraan manusia serta mahkluk hidup lain.

Komponen-komponen lingkungan hidup tersebut terdiri dari dua jenis, yaitu komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik adalah makhluk hidup yang meliputi hewan, tumbuhan dan manusia. Komponen abiotik adalah benda-benda tak hidup (mati) antara lain air, tanah, batu, udara dan cahaya matahari.

Semua komponen yang berada di dalam lingkungan hidup merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan membentuk sistem kehidupan yang disebut ekosistem.
Antara komunitas dan lingkungannya selalu terjadi interaksi. Interaksi ini menciptakan kesatuan ekologi yang disebut ekosistem. Ekosistem merupakan suatu kesatuan fungsional antara komponen biotik dan komponen abiotik. Ekosistem merupakan suatu interaksi yang komplek dan memiliki penyusunan yang beragam.


 

B. Ekologi Sebagai Ilmu yang Mempelajari Lingkungan Hidup

Ilmu yang mempelajari tentang lingkungan hidup adalah Ekologi. Istilah ekologi untuk pertama kali diperkenalkan oleh Ernest Haeckel, seorang ahli biologi berkebangsaan Jerman. Istilah ekologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu oikos yang artinya rumah tangga atau habitat dan logos yang artinya telaah atau ilmu.

1. Pengertian Ekologi
a. Miller, 1975
: Ekologi adalah ilmu tentang hubungan timbal balik antara organisme dan sesamanya serta dengan lingkungan tempat tinggalnya. (Darsono, 1995)
b. Otto Soemarwoto : Ekologi adalah ilmu tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. (Darsono, 1995)


2. Ilmu Pendukung Ekologi
a. Environmentaly (ilmu-ilmu lingkungan) : klimatologi, hidrologi, oseanografi, fisika, kimia, geologi, dan analisis tanah.
b. Ilmu-ilmu fisik : perilaku hewan, taksonomi, psikologi, dan matematika.
3. Aspek Utama Ekologi
a. Studi tentang hubungan organisme atau grup organisme dengan lingkungannya.
b. Studi tentang hubungan antara organisme atau grup organisme terhadap lingkungannya.
c. Studi tentang struktur dan fungsi alam.

4. Prinsip-Prinsip Utama Ekologi
a. Interaksi (interaction)
b. Saling ketergantungan (interdependence)
c. Keanekaragaman (diversity)
d. Keharmonisan (harmony)
e. Kemampuan berkelanjutan (sustainability).


 

C. Jenis-jenis Lingkungan Hidup

1. Lingkungan Hidup Alami

Lingkungan hidup alamai merupakan lingkungan bentukan alam yang terdiri atas berbagai sumber alam dan ekosistem dengan komponen-komponennya, baik fisik, biologis. Lingkungan hidup alami bersifat dinamis karena memiliki tingkat heterogenitas organisme yang sangat tinggi.


2. Lingkungan Hidup Binaan/Buatan

Lingkungan hidup binaan/buatan mencakup lingkungan buatan manusia yang dibangun dengan bantuan atau masukan teknologi, baik teknologi sederhana maupun teknologi modern. Lingkungan hidup binaan/buatan bersifat kurang beranka ragam karena keberadaannya selalu diselaraskan dengan kebutuhan manusia.


3. Lingkungan Hidup Sosial

Lingkungan hidup sosial terbentuk karena adanya interaksi sosial dalam masyarakat. Lingkungan hidup sosial ini dapat membentuk lingkungan hidup binaan tertentu yang bercirikan perilaku manusia sebagai makhluk sosial. Hubungan antara individu dan masyarakat sangat erat dan saling mempengaruhi serta saling bergantung.

D. Mutu Lingkungan Hidup

    Mutu lingkungan hidup dapat dianggap sebagai derajat baik dan buruknya lingkungan hidup yang didalamnya terdapat sumber daya alam yang layak dimanfaatkan manusia. Namun secara sederhana mutu lingkungan hidup diartikan sebagai derajat kemampuan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia yang hidup di suatu wilayah secara optimal.

Mutu lingkungan hidup dibedakan berdasarkan lingkungan biofisik, sosial, ekonomi, dan budaya.

1. Lingkungan biofisik terdiri dari komponen-komponen lingkungan hidup alamiah, yaitu biotik dan abiotik yang saling mempengaruhi satu sama lain.

2. Lingkungan sosial ekonomi adalah lingkungan manusia dan hubungan antar sesamanya guna memenuhi kebutuhan hidupnya.

3. Lingkungan budaya adalah segala kondisi, baik berupa materi (benda) maupun non materi yang dihasilkan karena budi daya oleh manusia.

Pengertian baku mutu lingkungan hidup menurut UU No. 23 Tahun 1997 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.


E. Pengelolaan Lingkungan Hidup

    Pengertian pengelolaan lingkungan hidup berdasarkan UU No. 23 Tahun 1997 adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi kebijaksanaan, penataan, pemanfaatan, pengembangan, pemeliharaan, pemulihan, pengawasan, dan pengendalian lingkungan hidup.

1. Pandangan Immanen dan Transenden

Didalam ekologi, manusia dipandang sama dengan makhluk hidup yang lain. Manusia tidak mementingkan dirinya sendiri, tetapi yang dipentingkan adalah keserasian hubungan antara manusia dan alam. Pandangan yang demikian dinamakan pandangan immanen. Namun, saat ini manusia dipandang berada di luar alam. Pandangan yang demikian disebut pandangan yang transsenden.


 

2. Pengelolaan Lingkungan Tugas Manusia

Hakikat pengelolaan lingkungan hidup bukan hanya mengatur lingkungannya, tetapi didalamnya termasuk mengatur dan mengendalikan berbagai kegiatan manusia agar berlangsung dan berdampak dalam batas kemampuan dan keterbatasan lingkungan untuk mendukungnya. Manusia perlu secara rutin mengelola lingkungan hidup agar dapat memanfaatkannya secara optimal


3. Pembangunan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Pengelolaan lingkungan perlu dilakukan sejah dini agar pembangunan yang makin pesat pelaksanaannya dapat memanfaatkan lingkungan hidup melalui penataan, pemeliharaan, pengawasan, pengendalian, pemulihan, dan pengembangan.

Pembangunan tidak saja mendatangkan manfaat, tetapi juga menimbulkan resiko terjadinya kerusakan lingkungan. Pembangunan pada hakikatnya bertujuan untuk menimbulkan keragaman dan diversifikasi dalam kegiatan ekonomi masyarakat.


4. Tujuan Pengelolaan Lingkungan Hidup
Tujuan pengelolaan lingkungan hidup berdasarkan UU No. 23 tahun 1997 adalah sebagai berikut :
a. Tercapainya keselarasan, keserasian, dan kesimbangan antara manusia dan lingkungan hidupnya.
b. Terwujudnya manusia Indonesia sebagai insan lingkungan hidup yang memiliki sikap dan tindak melindungi dan membina lingkungan hidup.


 


 

Tumbuhan

0

Cangkok, Stek, Okulasi

Tugas Biologi



 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

OLEH

Frisha Hamda Azwar

XI PSIA 6


 


 


 


 

SMA PLUS NEGERI 17 PALEMBANG

Jalan Mayor Zurbi Bustan

TAHUN PELAJARAN 2009/2010


 

Cangkok


 

Mencangkok adalah teknik pengembangbiakan tanaman yg sangat cocok utk di tanam di dalam pot. Di samping karena qualitas buahnya terjaga sama spt induknya juga nantinya pohon tumbuh tidak terlalu tinggi. Pohon yg dikembangbiakan dg teknik cangkok tidak akan mempunyai akar tunggang.

Tanaman yg dapat dicangkok adalah tanaman buah berkayu keras atau berkambium. Contoh : Mangga, jambu, jambu air, jeruk, dll.

Alat-alat yg diperlukan :
1. Pisau yg kuat dan tajam.
2. Serabut kelapa atau plastik kresek.
3. Tali atau karet ban dalam bekas.
4. paku panjang 10 cm.
5. Ember atau apa saja media lain utk menampung air.
6. kursi/tangga/stegger, jika cabang terlalu tinggi.
7. Campuran tanah subur : Pupuk kandang : serabuk gergaji perbandingan 1:1:1

Langkah-langkah mencangkok :
1. Pertama, pastikan bahwa induk semang tanaman adalah dari varietas unggul, agar hasilnya nanti adalah bibit unggul juga.
2. Tentukan cabang yg lurus dan cukup besar agar nanti pohon cukup kuat utk mandiri. Kira-kira sebesar pergelangan tangan anak atau berdiameter 3 cm.
3. Selanjutnya, kerat pangkal cabang menggunakan pisau. Kerat sekali lagi dari keratan pertama berjarak sekitar satu kepalan tangan atau 5 cm.
4. Buang kulit antara keratan tadi.
5. Setelah kulit kayu bersih, kerok lendir/getah sampai bersih dan kayu tidak licin lagi.
6. Ambil serabut kelapa atau plastik secukupnya ikat bagian bawah dulu.
7. Bentuk sedemikian rupa sehingga membentuk penampung, isi dengan campuran tanah yg sudah dipersiapkan. Isian harus cukup padat dengan cara ditekan-tekan.
8. Ikat bagian atas serabut atau plastik dan pastikan campuran tanah tertutup rapat.
9. Buat lubang-lubang utk pembuangan air berjarak 1 cm antar lubangnya (jika medianya adalah plastik).
10. Siram air sampai air menetes dari cangkokan.

Tunggulah sekitar 4-6 minggu sebelum cangkokan siap dipisahkan dari induknya. Ingat selalu utk menyirami cangkokan setiap pagi dan sore hari. Utk memastikan bahwa tanaman yg dicangkok sudah jadi, check apakah sudah keluar akar yg cukup banyak, biasanya sampai menembuas plastik atau serabut pembungkus.
Jika kondisi ini sudah memenuhi syarat, potong tanaman dari induknya. Sebaiknya memotong menggunakan gergaji agar tanaman tidak rusak.
Kurangi daun dan ranting. sisakan beberapa lembar daun saja.

Stek Tanaman Mawar


 


 

Tanaman mawar sangat mudah sekali untuk diperbanyak jumlahnya, apalagi jika jenis tanaman mawar ini termasuk dalam kategori sulit dicari. Menyetek tanaman mawar adalah satu dari sekian banyak cara yaang bisa dilakukan, tetapi hingga saat ini saya baru memanfaatkan cara penyetekkan ini.

  1. Potong batang/tangkai mawar yang sudah tua. Jika terlalu panjang, potong-potonglah tangkai menjadi 4 - 5 cm dengan pisau yang tajam dan bersih;
  2. Media tanam yaitu tanah murni tanpa campuran pupuk jenis apapun. Jangan gunakan pupuk karena terdapat banyak bakteri yang dapat menghambat atau bahkan mematikan tanaman yang akan distek. Pada proses penyetekan yang dibutuhkan tanaman adalah pertumbuhan akar;
  3. Proses tanam, masukkan tanah kedalam kantong plastik seperempat kilogram yang di lubangi dengan sapu lidi terutama bagian bawah, lalu siram dengan air bersih hingga rata. Setelah itu tancapkan batang mawar yang telah dipotong 4 - 5 cm tadi persis di tengah-tengah pot/wadah dengan kelembaban setengah dari media tanam;
  4. Perawatannya dapat ditempatkan di tempat yang teduh dan usahakan media tanam tetap lembab dan basah. Jangan memberi pupuk pada tanaman hingga tanaman siap dipindah;
  5. Setelah tanaman udah tumbuh dan memiliki tangkai daun lebih dari tiga, berarti tanaman siap dipindah ke media tanam yang baru;
  6. Media tanam yang baru dapat berupa tanah di campur pupuk kompos/kandang dengan perbandingan 2:1 pada pot/wadah. Tanaman mawar yang siap dipindah, dapat dirobek polybagnya tetapi jangan biarkan tanahnya rusak, karena akarnya mudah patah. Lalu tanam dan rawatlah tanaman mawar yang baru saja distek dengan baik.


 


 


 


 


 


 

Bagaimana cara mengokulasi tanaman



 


 

Bahan bahannya:
1 Dua pohon berjenis sama.
2 Pisau tajam.
3 Tali.
4 Tunas tanaman.

Cara mengokulasi:
1. kamu harus memiliki bibit dari biji yang sudah berumur
6-8 bulan sebagai batang bawah.
2. "Jendela" okulasi dibuat pada ketinggian 10 cm dari
permukaan tanah dengan ukuran jendela 1 cm x 5 cm
3. Mata entres yang akan digunakan sebagai batang atas
dipilih dari tunas cabang yang sehat.
4. Ukuran mata entres yang telah diambil dari cabang
entres dibuat lebih kecil dari ukuran "jendela" okulasi.
5. Kemudian mata entres ditempelkan atau dimasukkan
didalam jendela, diikat rapat dengan menggunakan tali
rafia atau plastik.
6. Periksalah okulasi 2-3 minggu kemudian.


Okulasi berhasil tumbuh bila warna tunas tetap hijau. Bila berwarna cokelat berarti okulasi gagal.


 


 

Karya Tulis

0

Dampak Berjilbab bagi Wanita Muslim


 

EVALUASI BUGEMM I



 

OLEH

Frisha Hamda Azwar

X.C

2634


 

SMA PLUS NEGERI 17 PALEMBANG

Jalan Mayor Zurbi Bustan

TAHUN PELAJARAN 2009/2010


 


 


 


 


 


 

Dampak Berjilbab bagi Wanita Muslim

EVALUASI BUGEMM I


 


 

                        Palembang, 16 Desember 2009

Disetujui oleh                     Penulis,

Pembimbing,


 


 

            

Erhanudin.S,Pd     Frisha Hamda Azwar

NIP 13219695      NIS 2634


 


 


 

Mengetahui

Kepala SMA Plus Negeri 17 Palembang


 


 


 

Drs. H. Syaiful Bahri

NIP 195709071983011002


 


 


 


 


 


 


 


 


 

KATA PENGANTAR


 

Puji dan syukur peneliti panjatkan kehadirat Tuhan YME karena atas berkah dan rahmat-Nya peneliti dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul "Dampak Berjilbab bagi Wanita Muslim" dengan baik dan lancar.

Peneliti menyadari bahwa laporan ini dapat terselesaikan berkat pengarahan, bantuan, dan bimbingan yang telah diberikan oleh berbagai pihak. Oleh sebab itu, pada kesempatan ini peneliti ingin mengucapkan terima kasih kepada:

  1. Kedua orang tua yang dan keluarga saya yang selalu mendukung saya
  2. Bapak Drs. H. Syiful Bahri, selaku Kepala SMA Plus Negeri 17 Palembang
  3. Bapak Erhanudin,S.Pd selaku pembimbing sekaligus pembina BUGEMM yang telah membimbing dalam penyelesaian karya tulis ini
  4. Seluruh dewan guru SMA Plus Negeri 17 Palembang yang telah memberikan dukungan moril kepada peneliti
  5. Teman-teman yang selalu memberikan dukungan


 

Dalam pembuatan karya tulis ini peneliti menyadari sepenuhnya bahwa masih banyak kekurangan dan kesalahan baik dalam segi materi maupun dalam penyusunan kata-kata, hal ini disebabkan oleh terbatasnya kemampuan dan pengetahuan yang peneliti miliki. Maka dari itu peneliti memohon maaf, saran dan kritik bagi seluruh pembaca dalam upaya perbaikan laporan ini.

    
 


 

    Palembang, Oktober 2009


 


 

Penulis


 


 


 

DAFTAR ISI


 


 

JUDUL……………………………………………………………………………………..i

LEMBAR PENGESAHAN……………………………………………………………….ii

KATA PANGANTAR……………………………………………………………………iii

DAFTAR ISI……………………………………………………………………………...iv

BAB. I PENDAHULUAN………………………………………………………………..1

1.1 Latar Belakang………………………………………………………………………...1

1.2 Rumusan Masalah ………………………………………………………………….....2

1.3 Tujuan dan manfaat Penelitian………………………………………………………...2

BAB. II. TINJAUAN PUSTAKA…………………………………………………………3

2.1 Perintah Berjilbab Dalam Islam……………………………………………….3

2.2 Syarat-Syarat Menggunakan Jilbab…………………………………………...4

2.3 Fungsi Jilbab Dalam Psikologi Sosial………………………………………...6

BAB III. METODOLOGI KARYA TULIS ……………………………………………...9

3.1 Jenis Penulisan………………………………………………………………..9

3.2 Tempat dan waktu penulisan………………………………………………….9

3.3 Metode Pengumpulan Data…………………………………………………...9

BAB. IV. PEMBAHASAN………………………………………………………………10

4.1 Factor yang Mempengaruhi Muslimah Sehingga Belum Memakai Jilbab…..10

4.2.
Jilbab Berguna untuk Melindungi Wanita…………………………………..10

4.3 Dampak Negatif Memakai Jilbab……………………………………………12

BAB V. PENUTUP………………………………………………………………………13

5.1 Kesimpulan…………………………………………………………………………. 13

5.2 Saran………………………………………………………………………………….13

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………14

BIODATA PENULIS……………………………………………………………………15

LAMPIRAN……………………………………………………………………………...16


 


 


 


 


 

BAB I

PENDAHULUAN


 

  1. Latar Belakang

Islam yang datang sebagai agama terakhir melihat bahwa ada orang-orang yang menyimpan penyakit di hati mereka, memandang jelek dan rendah kepada wanita. Mereka memperturutkan hawa nafsu mereka, melalui mata dan angan-angan di dalam hati. Karena hal itu bertentangan dengan agama, maka Al-Qur'an menetapkan batas baginya dan mengharamkan apa saja yang bertentangan dengan agama, etika dan kemanusiaan.    

Pada zaman maju seperti sekarangpun masih banyak wanita yg dilecehkan ataupun teraniaya. Wanita sering kali menjadi korban kekerasan akibatdari tidak menjaga kehormatan dirinya sendiri sehingga banyak sekali ancaman yang datang.

Islam kemudian memerintahkan wanita-wanita muslim untuk memakai jilbab sebagai se benarnya jilbab sudah ada sebelum Islam datang, Islam memberikan ketetapan yang begitu jelas dalam Al-Qur'an sebagai panduan bagi seluruh kaum muslimah dalam berbusana. Namun, dalam kenyataan sekarang ini banyak sekali jenis pakaian muslimah – dalam hal ini jilbab – yang tidak sesuai dengan apa yang digambarkan dalam Al-Qur'an. Karenanya, dalam makalah ini penulis akan memaparkan beberapa syarat dan kriteria jibab menurut Islam.

Berbusana muslimah selain menjadi sarana untuk menjaga pandangan dari nafsu syahwat, juga memberikan pengaruh dalam persepsi sosial dan tingkah laku seseorang untuk tetap berusaha berada dalam aturan Islam.            

Jilbab, pada saat ini keadaannya memang seolah dijadikan sebagai sebuah permasalahan yang biasa-biasa saja. Bahkan, sampai saat ini masih ada saja orang tua yang melarang anaknya untuk mengenakan jilbab, padahal mereka sendiri mengaku sebagai keluarga muslim, lalu kenapa aturan islam secara tegas mereka langgar bahkan mereka haramkan. Allah swt dan Rasulullah saw padahal telah secara tegas menyampaikan masalah kewajiban menggunakan jilbab ini kepada

umat manusia, khususnya umat muslim. Tapi tetap saja, sampai saat ini masih banyak wanita-wanita muslim yang membangkang dari perintah menggunakan jilbab ini.                                 

Di sisi lain, ada pula yang katanya mengenakan jilbab, namun yang mereka maksud dengan jilbab adalah sebatas pembungkus kepala saja, tidak lebih. Pembungkus kepala yang ukurannya sempit, dengan pakaian yang juga super sempit. Padahal Allah telah memerintahkan untuk menjulurkan jilbabnya ke dadanya. Para jilbaber seksi menggunakan pakaian yang juga seksi, bukan menjulurkan jilbab ke dadanya, tapi justru menonjolkan bentuk dadanya Ada pula alasan yang mengatakan bahwa menggunakan jilbab itu ribet, repot, tidak bisa bergerak dengan leluasa.                                        

  1. Rumusan Masalah

Dari uraian di atas, menjadi tugas penulis untuk membahas pokok-pokok masalah sebagai berikut :

1.2.1 Apa saja factor-faktor yang mempengaruhi wanita muslim sehinnga belum memakai jilbab?

1.2.2 Apakah jilbab mempengaruhi keamanan wanita muslimah?

1.2.3 Apa dampak negatif memakai jilbab ?    


 

1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi wanita muslim yang belum berjilbab serta manfaat jilbab yang dirasakan. Selain itu, juga untuk mengetahui dampak negative memakai jilbab.


 


 


 


 


 


 

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA


 

2.1 Perintah Berjilbab Dalam Islam

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, jilbab berarti sejenis baju kurung yang lapang yang dapat menutup kepala, muka dan dada.Dalam beberapa ayat Al-Qur'an tentang jilbab – atau dalam bahasa Al-Qur'an disebut hijab – selalu dihubungkan dengan larangan menampakkan perhiasan. Sebagaimana yang disebutkan dalam QS. An-Nur (24 : 31) yang berbunyi :

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ ءَابَائِهِنَّ أَوْ ءَابَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ …

Artinya :

"Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, … "

Yang dimaksud dengan kata kerudung dalam kalimat "dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya" ialah kain yang menutupi kepala, leher dan dada. Sedangkan kata al-jayb menunjukkan makna dada terbuka yang tidak ditutup dengan pakaian, atau bahkan yang lebih luas dari itu, yakni dada, perhiasan, pakaian, dan make up. Sedangkan kata perhiasan dimaknai dengan keinginan dan kesenangan wanita untuk dapat mempercantik dan melengkapi dirinya dengan cara apapun, yang nantinya akan ia tampakkan kepada kaum lelaki. Hal ini merupakan fitrah yang tidak mungkin dilarang, karena manusia sangat senang terhadap fitrah dan kesenangannya. Islam datang tidak untuk melarang perhiasan ini, melainkan menertibkan dan menetapkan bentuk-bentuk yang wajar yang tidak mengundang nafsu birahi dan bentuk-bentuk yang dapat menghindarkannya dari kejahatan dan kekejian.

Ayat ini merincikan kebaikan yang diinginkan Allah untuk kita, dan menjaga masyarakat dari kehinaan dan kebobrokan. Ayat tersebut menginginkan keselamatan bagi kehidupan manusia dari kobaran nafsu seksual yang tidak sah, agar dapat menjaga diri dari noda dan dosa.

Perintah memakai busana muslimah, juga terdapat dalam QS. Al-Ahzab : 59 yang berbunyi :

يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

Artinya :

"Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu'min: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang".                             

Jilbab merupakan sesuatu yang wajib dikenakan oleh seorang wanita muslimah ketika ia terjun dan bergaul di kehidupan umum. Kewajiban ini telah jelas diungkap oleh Firman Allah

    

2.2 Syarat-Syarat Menggunakan Jilbab

Adapun beberapa syarat-syarat jilbab dan pakaian muslimah menurut syariat Islam:

  1. Hadis riwayat Aisyah r.a., bahwasanya Asma binti Abu Bakar masuk menjumpai Rasulullah dengan pakaian yang tipis, lantas Rasulullah berpaling darinya dan berkata, "Hai Asma, seseungguhnya jika seorang wanita sudah mencapai usia haid (akil balig) maka tidak ada yang layak terlihat kecuali ini," sambil beliau menunjuk wajah dan telapak tangan. (HR Abu Daud dan Baihaqi).

"Diwajibkan menutup aurat dengan pakaian yang tidak mensifati warna kulit, berupa pakaian yang cukup tebal atau yang terbuat dari kulit. Menutupi aurat dengan pakaian yang masih dapat menampakkan warna kulit – umpamanya dengan pakaian yang tipis – adalah tidak dibolehkan karena hal itu tidak memenuhi kriteria 'menutupi' ".

Dari kelima kriteria dan syarat jilbab menurut aturan Islam, maka kita dapat mengambil gambaran yang jelas tentang bagaimana jilbab sebenarnya.


 


 

2.3 Fungsi Jilbab Dalam Psikologi Sosial

Anita Taylor menyatakan bahwa  "konsep diri adalah semua yang anda pikirkan dan anda rasakan tentang diri anda, seluruh kompleks kepercayaan dan sikap tentang anda yang anda pegang teguh". Konsep diri menentukan perilaku anda. Sebagai contoh, seorang yang memandang dirinya sebagai seorang yang selalu gagal. Seringkali jika upayanya hampir berhasil, ia dipukul oleh kegagalan yang tidak terduga. Begitu juga akhirnya, bila anda merasa anda bukan orang baik, segala perilaku anda disesuaikan dengan orang tersebut. Anda akan bergaul dengan orang jahat, berbicara kasar, dan melakukan tindakan kejahatan.     Dalam psikologi sosial, jilbab sebagai busana muslimah mempunyai tiga fungsi utama, yaitu :

Dengan busana muslimah seseorang membedakan dirinya, kelompoknya atau golongannya dari orang lain. Busana memberikan identitas yang memperteguh konsep diri. Kelompok anak muda yang ingin menegaskan identitasnya, berusaha menunjukkan pakaian yang aneh-aneh. Dengan perilaku aneh, ia membedakan dirinya dengan orang tua. Busana muslimah memberikan identitas keislaman, yang membedakan dirinya dari kelompok wanita yang lain.

Dalam dunia modern sekarang ini, banyak wanita yang mencari-cari identitas dengan menampilkan pakaian-pakaian yang sedang in atau menjadi mode zaman. Seorang wanita yang tiba-tiba naik pada posisi tinggi mengalami krisis identitas. Untuk memperteguh identitas dirinya, ia akan mencari busana yang melambangkan status barunya.

Busana muslimah bagi seorang muslimah, memberikan citra diri yang stabil. Ia ingin menunjukkan bahwa "Saya adalah muslimah" melalui jilbabnya. Dengan itu, tertanam dalam dirinya untuk menolak segala macam sistem jahiliyah dan ingin hidup dalam sistem islami. Karena itu, selembar kain kerudung yang menutup rambut dan lehernya menjadi simbol keterlibatan pada Islam.     

Dari sini, busana muslimah mendorong pemakainya berperilaku sesuai dengan citra muslimah. Hal ini dapat dipahami bahwa dengan memakai pakaian seragam kelompok tertentu, seorang menunjukkan – melalui pakaian seragamnya itu – bahwa ia telah melepaskan haknya untuk bertindak bebas dan dalam batas-batas kaidah-kaidah kelompoknya. ABRI yang berpakaian seragam akan merasakan perilakunya berbeda ketika ia berpakaian preman. Santri yang menanggalkan sarung dan peci serta menggantikannya dengan celana "blue-jeans" dan "t-Shirt" akan merasakan perubahan perilakunya.

Pakaian mencerminkan emosi pemakainya, sekaligus mempengaruhi perilaku orang lain. Busana muslimah yang diungkapkan secara massal akan mendorong emosi keagamaan yang konstruktif. Emosi dan perilaku sebenarnya kembali kepada fungsi pertama.

Bila kita berjumpa dengan orang lain, kita akan mengkategorikan orang itu dalam satu kategori yang terdapat di dalam memori kita. Kita akan segera mengelompokkan orang ke dalam kategori mahasiswa, cendekiawan, penjahat, dan lain-lain. Kita menetapkan kategori itu berdasarkan gambaran yang tampak, petunjuk wajah, petunjuk bahasa dan petunjuk artifaktual. Dalam waktu yang singkat, kita akan umumnya menggunakan petunjuk artifaktual, dalam hal ini busana. Karena busana terlihat sebelum terdengar.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Gibbins pada gadis-gadis sekolah menengah menunjukkan bahwa manusia memang betul-betul menilai orang lain atas dasar busananya dan makna yang disampaikan busana tertentu cenderung disepakati.

Wanita yang menggunakan busana muslimah akan selalu dipersepsi dalam kategori muslimah. Boleh jadi, berbagai gambaran tentang kriteria seorang muslimah dikaitkan dengan kategori ini, misalnya wanita saleh, istri yang baik, tahu banyak tentang agama dan lain-lain. Apa pun konotasinya, inti persepsinya tidak mungkin lepas dari kategori muslimah. Dari persepsi itu, orang kemudian mengatur perilakunya terhadap pemakai busana muslimah. Orang tidak akan melakukan perbuatan tidak senonoh, kemungkinan hanya "gangguan" kecil seperti ucapan "Assalamu 'Alaikum" untuk bercanda. Inilah barangkali yang dimaksud oleh Allah dengan "sehingga mereka tidak diganggu" .                

Busana muslimah mempunyai fungsi penegas identitas. Dengan busana itu, seorang muslimah mengidentifikasikan dirinya dengan ajaran Islam. Karena identifikasi ini, ia akan terdorong untuk berperilaku sesuai dengan ajaran Islam. Busana muslimah akan menyebabkan orang lain mempersepsi pemakainya sebagai wanita muslimah dan akan memperlakukannya seperti dia.


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

BAB III

METODE PENULISAN


 

3.1 Jenis Penulisan

Jenis penulisan ini merupakan penulisan deskriptif yang dilaksanakan dengan tujuan memperoleh gambaran dan informasi tentang dampak Berjilbab bagi wanita muslim.


 

Penulisan ini dilakukan diwilayah Palembang, Sumatera Selatan. Dan pada bulan November 2009.


 


Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode studi pustaka, yaitu dilakukan dengan cara mengumpulkan data yang berisi tentang dampak penggunaan jilbab bagi wanita muslim dengan menggunakan beberapa sumber. Yang diantaranya adalah beberapa buku, artikel dan beberapa sumber elektronik seperti dari internet.


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN


 


 


 


 

4.1. Factor-Faktor yang Mempengaruhi Wanita Muslim Sehingga Belum Memakai Jilbab

    
 


 

  4.2. Jilbab Berguna untuk Melindungi Wanita Muslim

Banyak sekali ancaman yang dihadapi oleh wanita. Wanita sering kali di lecehkan, teraniaya, ataupun disiksa. Namun tanpa kita sadari, jilbab yang dipakai oleh wanita muslim dapat membantu wanita itu sendiri ketika menjaga kehormatannya. Beberapa manfaat yang bisa diambil dari penulisan makalah ini, yaitu:

  1. Agar lebih terlindungi dari hal-hal yang buruk, misalnya bila diibaratkan, wanita yang berjilbab dengan wanita yang tidak berjilbab itu seperti dua buah roti yang bermerek sama namun dengan cover atau bungkus yang berbeda. Duah buah roti sama-sama bermerek "X" misalnya. Roti "X" yang pertama dibiarkan terbuka, dijual dipinggiran jalan, yang setiap orang dapat dengan mudah melihatnya secara langsung, bahkan meraba atau mencicipinya pun mudah. Untuk roti "X" yang pertama ini, lalatpun pasti mudah untuk hinggap. Roti "X" yang kedua dibungkus dan dikemas dengan plastik bersih, rapat, indah, dan rapi. Kemudian tempat penjualannyapun ditempatkan di dalam lemari kaca, yang nggak setiap orang dapat menyentuhnya. Diantara kedua roti tersebut, kalau kita disuruh memilih, tentunya pilih roti "X" yang kedua, karena tertutup dengan rapat dan bersih, tentunya kita pun yakin bahwa roti ini belum pernah dicicipi orang lain sebelumnya. Sedangkan roti "X" yang pertama, meragukan, lalat saja mudah hinggap.
  2. Rambut Muslimah yang berjilbab terlindung dari sengatan panas matahari dan terlindung dari debu serta polusi, sehingga ketika jilbabnya dibuka, rambutnya tidak mudah rusak
  3. Terjaga dari pandangan pria nakal. Muslimah yang berjilbab tidak mengumbar tubuhnya, kecuali muka dan telapak tangan. Oleh karena itu, pria pun terbatas memandangnya.
  4. Pria segan menggoda apalagi melecehkan. Biasanya, pria segan mendekati apalagi menggoda wanita berjilbab, kecuali kalau peluang itu diciptakan oleh wanita itu sendiri.
  5. Termotivasi untuk terus menuntut ilmu dan mengamalkannya. Muslimah yang berjilbab merasa dirinya menjadi alat ukur kebaikan dan kesuksesan. Tuntutan ini sangat bagus karena memacu dirinya untuk senantiasa berlomba meraih prestasi, kebaikan, dan sekuat mungkin menghindari kesalahan-kesalahan yang dapat mencemarkan nama baik Islam oleh perbuatan dosa dan tercela.
  6. Terjaga dari polusi. Berjilbab berarti menutup aurat. Kain penutup yang menutupi bagian tubuh wanita menghalangi kotoran dan polusi udara. Sehingga dapatmemperkecil kemungkinan terkena penyakit
  7. Melatih kreativitas. Karaena wanita yang memakai jilbab akan membuat berbagai gaya jilbab yang tetap berada di bawah aturan Islam


 


 


 

4.2 Dampak Negatif Memakai Jilbab

Selain mempunyai manfaat, pemakaian jilbab juga mempunyai dampak negatif. Namun dampak negatifnya tidak sebanyak manfaat dari memakai jilbab, yaitu:

  1. Apabila wanita muslim tersebut belum benar-benar mengerti dan paham tentang konsep. Jilbab, mereka akan merasa tidak betah ataupun menganggap jilbab sebagai beban. Mereka akan merasa kepanasan dan merasa tidak gaul karena memakai jilbab
  2. Jilbab akan dijadikan sebagai media kreativitas, tapi sudah keluar dari batasan-batasan Islam, seperti jilbab yang dililit ke leher dan yang terlihat dadanya


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

Bab V

PENUTUP


 


  1. Sesuai ketentuan syariah agama islam, umat muslimah dimanapun berada wajib hukumnya menggunakan penutup aurat. Dengan memakai jilbab kita akan terlindungi dari berbagai ancaman. Sekaligus kita telah menjalankan perintah Allah SWT. Namun masih ada wanita muslimah yang belum menggunakan jilbab dengan berbagai alasan. Dampak dari memakai jilbab pun ada, baik positif ataupun negative. Namun dampak negative tidak sebanyak dampak positif.


     

    Berbusana muslim menjadi hal yang harus bagi setiap muslimah dengan tetap memperhatikan syarat dan kriteria busana menurut Islam.


     


     


     


     


     


     


     


     


     

    DAFTAR PUSTAKA


     


     

    Anonim .2009 . .http://meetabied.wordpress.com/2009/10/31/pengaruh-jilbab-sebagai-busana-muslimah-dalam-pergaulan//.Diakses pada tanggal 13 November 2009


     

    Anonim, .2009 .http://niaindiarti.blogspot.com/2009/04/kegunaan-jilbab.html .

    Diakses pada tanggal 13 November 2009


     

    .

    Departemen Agama Republik Indonesia,1995 Al-Qur'an dan Terjemahnya ,Semarang : CV. Karya Toha Putra Kamus Besar Bahasa Indonesia 1990.Cet. III. Jakarta: Balai Pustaka


     

    Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.1990.Kamus Besar Bahasa Indonesia ,Cet .III.Jakarta :Balai Pustaka


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     


     

    Biodata Penulis


     


     

    Frisha Hamda Azwar


     


    Nama Lengkap : Frisha Hamda Azwar

    NIS                : 2684

    Kelompok                : 09

    Alamat : Tugumulyo, Musi Rawas

    Jenis Kelamin            :Perempuan

    Agama                :Islam

    Nomor Telpon            : (0733)371646

    Tempat tanggal lahir : Bukittinggi, 22 Juni 1994    

    Cita-cita : Dokter,

    E-mail : ingat_frisha@yahoo.co.id

    NamaSekolah : SMAN PLUS 17 Palembang

    Nama Ayah : Drs.Azwardi

    Pekerjaan Ayah : PNS

    Nama Ibu : Dra.Linda Sutriati

    Pekerjaan Ibu : PNS


     


     

    LAMPIRAN


     

    Slide 1

     

     

    Slide 2

     

     

    Slide 3

     

     

    Slide 4

     

     

    Slide 5

     

     

    Slide 6

     

     

    Slide 7

     

     

    Slide 8

     

     

    Slide 9

     

     

    Slide 10

     

     

    Slide 11

     

     

    Slide 12

     

     

    Slide 13